Showing posts with label pemerintah. Show all posts
Showing posts with label pemerintah. Show all posts


Dikutip langsung dari Fajarnews.com, INDRAMAYU - Wakil Bupati Indramayu H. Supendi secara resmi membuka kegiatan pencanangan gerakan Indramayu Bersih bagi seluruh lapisan warga masyarakat Indramayu. Kegiatan tersebut  diadakan di Alun-Alun Indramayu, Kamis (17/03) bersamaan dengan pelaksanaan HUT Sat Pol PP ke-66 dan Perlindungan Masyarakat ke-54. 
 
Dengan gerakan ini diharapkan kebersihan dan keindahan menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat di Kabupaten Indramayu. 
 
“Indramayu Bersih harus menjadi suatu kebutuhan kita semua, bukan hanya menjelang Adipura namun bisa seterusnya. Bukan hanya masyarakat kota namun juga sampai pelosok pun harus bisa merasakannya,” kata Wabup
 
Ia menambahkan, dengan gerakan Indramayu Bersih ini diharapkan akan menjadi suatu budaya yang positif ditengah-tengah warga masyarakat Indramayu. Harapannya bukan hanya ketika menjelang penilaian Adipura semata, namun terus dibudayakan sepanjang waktu, sehingga masyarakat bisa cinta akan kebersihan dan keindahan.
         
Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, Ir. Aep Surachman menjelaskan, dalam pencanangan yang dilakukan hari ini melibatkan aparatur PNS, TNI, Polri, OKP, organisasi wanita dan lainnya. Gerakan ini diawali dari jajaran pemerintahan untuk selanjutnya masyarakat bisa mengikutinya di lingkungannya masing-masing. 
 
Ihsan
Kegiatan Indramayu Bersih
 
Gerakan Indramayu Bersih yang dicanangkan oleh Bupati Indramayu, merupakan langkah yang tepat dalam mewujudkan partisipasi masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Kegiatan yang diikuti oleh ribuan relawan  dari semua dinas OPD, instansi, organisasi masyarakat serta kepemudaan difokuskan di sepuluh titik kegiatan secara serentak.
 
Kepala Satlak BPBD Indramayu, Edi Kusdiana mengatakan kegiatan Indramayu bersih merupakan inisiatif BPBD Indramayu yang ditawarkan kepada Bupati Indramayu dan mendapat respon positif, melalui momentum HUT Satpol PP ini, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pimpinan OPD agar dapat mensukseskan acara tersebut.
 
Menurutnya, kegiatan tersebut digalakan bertujuan untuk menjaga kebersihan dan keindahan Indramayu dari sampah sampah yang berserakan, Mempertahankan gelar Adipura, Mensosialisasikan kebersihan pada masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya serta Mempererat silaturahmi antar Instansi, dinas, dan organisasi kemasyarakatan termasuk organisasi kepemudaan.
 
"Semoga kegiatan ini berlanjut dan rencananya setiap 2 atau 3 minggu sekali akan diadakan kegiatan seperti ini di tempat yg lainnya di wilayah Indramayu."ungkapnya.
 
IHSAN MAHFUDZ

sumber : fajarnews.com



dikutip langsung dari radarcirebon.com, INDRAMAYU – Program rasionalisasi PNS yang akan dilakukan pemerintah pusat, terutama terhadap PNS dengan ijazah SMA ke bawah, tentu saja berimbas terhadap nasib tenaga honorer katagori 2 (K2) yang belum diangkat menjadi CPNS.
Betapa tidak, di saat honorer K2 berharap bisa diangkat menjadi CPNS, pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), justru sedang gencar mengurangi jumlah PNS melalui rasionalisasi.
“Kebijakan rasionalisasi PNS tentu saja semakin menyulitkan honorer. Kami tidak tahu bagaimana nasib honorer yang belum diangkat,” kata Ketua Solidaritas Honorer Jawa Barat, Agung Suprayogi, kepada Radar, Jumat (11/3).
Di saat para tenaga honorer berharap diangkat menjadi CPNS, pemerintah justru akan mengurangi jumlah PNS dengan mempensiundinikan PNS dengan ijazah SMA ke bawah. Meski demikian, Agung tetap berharap kepada pemerintah untuk memperhatikan nasib tenaga honorer K2. Karena bagaimanapun juga, mereka selama ini telah melakukan pengabdian dengan menjadi honorer selama bertahun-tahun. “Harapan kami, pemerintah tidak membuat kecewa honorer K2,” ungkapnya.
Kepala Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Indramayu, Drs H Eddy Mulyadi MM, juga mengaku semakin bingung dengan nasib honorer K2. Eddy berharap pemerintah pusat tetap memperhatikan tenaga honorer, terutama untuk tenaga pengajar. Hal ini terkait dengan kondisi di Kabupaten Indramayu yang masih kekurangan tenaga guru, khususnya untuk guru kelas.
“Saya juga tidak mengerti dan bingung. Pemerintah pusat saat ini masih memberlakukan moratorium rekrutmen CPNS. Malah sekarang PNS dikurangi,” tandasnya.
Bila rasionalisasi diterapkan, Kabupaten Indramayu bakal kehilangan sepertiga jumlah PNS yang ada saat ini. Padahal, dengan jumlah PNS yang ada saja, masih banyak pos yang kosong. Indramayu juga masih kekurangan tenaga guru. “Kami tetap akan mengajukan ke pemerintah pusat, karena kekurangan guru di Indramayu sudah sangat mendesak,” tandas Eddy.
Berdasarkan data BKD, saat ini jumlah PNS di Kabupaten Indramayu mencapai 14.631 orang. Dari jumlah tersebut, masih terdapat PNS dengan ijazah SD sebanyak 170 orang, ijazah SMP 262 orang dan ijazah SMA 5.106 orang. Dengan demikian, kalau ada pensiun dini bagi PNS dengan ijazah SMA kebawah, maka jumlahnya mencapai 5.538 orang. (oet)

sumber : radarcirebon.com


dikutip langsung dari radarcirebon.com, INDRAMAYU– Munculnya  surat edaran dari Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Jawa Barat nomor 978/0339/perenc, tanggal 3 Maret 2016, membuat para kuwu di Kabupaten Indramayu kesal.
Pasalnya, surat edaran tersebut menginformasikan ditundanya pencairan dana infrastruktur, hingga waktu yang belum ditentukan. Diterima surat ini, langsung direspons ketua asosiasi, paguyuban, forum kades dan kuwu Se-Jawa Baraty, dengan perencanaan demo besar-besaran ke Gedung Sate.
“Kami akan mengerahkan seluruh kuwu untuk ikut serta pada demo tersebut, tunggu saja 30 Maret 2016 nanti,” ujar Ketua AKSI, H Tarkani AZ, Senin (14/3).
Pencairan banprov yang tidak jelas sangat merugikan para kuwu. Program-program pembangunan yang sudah direncanakan pun tertunda pelaksanaannya. Penyusunan program yang sudah dilakukan jauh-jauh hari berantakan karena adanya penundaan tersebut.
“Kami akan minta kejelasan dan kepastian kapan pencairan banprov. Edaran ini sungguh tidak jelas, kalau ditunda ya sebutkan sampai kapan karena ini menyangkut pembangunan di desa,” tegas Tarkani.
Sekretaris Jenderal AKSI, Wartono menambahkan, perencanaan demo besar-besaran merupakan upaya terakhir dari para kuwu. Sebab, sebelumnya sudah dilakukan pertemuan dengan BPMPD Jawa Barat. Tapi tidak kunjung ada titik terang.
“Banprov itu sudah diatur dalam UU Desa. Tidak jelasnya pencairan, sama saja pemprov tidak mendukung oembangunan desa,” tegas dia.
Dirinya berharap, sebelum aksi demo dilaksanakan sudah ada titik terang terkait pencairan bantuan provinsi. Sebab, persoalan seperti ini harus direspons cepat. (oni)

sumber : radarcirebon.com


dikutip langsung dari Cirebontrust.com , INDRAMAYU (CT) – Pemerintah Kabupaten Indramayu mendukung pelaksanaan seismik Akasia Besar yang sedang dilakukan oleh Pertamina di 206 desa. Selain kabupaten Indramayu, kegiatan seismik oleh Pertamina juga digelar di kabupaten Cirebon, dan kabupaten Majalengka.
Hal tersebut disampaikan oleh bupati Indramayu Hj Anna Sopanah, terkait pelaksanaan seismik Akasia besar yang sedang dikerjakan di wilayah kabupaten Indramayu pada Senin (14/03) kemarin.
Bupati Indramayu Anna Sopanah mengatakan, pemerintah kabupaten Indramayu mendukung kegiatan seismik Akasia Besar yang dilakukan diwilayahnya oleh Pertamina. “pemerintah kabupaten Indramayu mendukung kegiatan seismik oleh Pertamina,” jelas Anna Sopanah.
Anna meminta, kegiatan seismik yang digelar di 206 desa di wilayahnya dapat berjalan dengan baik, dan memperhatikan hak-hak masyarakat terkait kegiatan pasca berlangsung seismik tersebut.
“Pertamina sudah sepatutnya memberikan klaim ganti rugi atas kegiatan seismik yang dilakukan sesuai dengan aturan yang ada. Pihaknya tidak ingin kegiatan seismik ini akan merugikan warga saya,” jelasnya.
Anna Sopanah juga meminta kepada seluruh jajarannya dari mulai camat, kepala desa, hingga ketua RW dan ketua RT yang wilayahnya dilalui kegiatan survei seismik, untuk dapat menjelaskan sosialisasi yang sudah dipaparkan oleh pihak Pertamina kepada masyarakat terkait dengan kegiatan tersebut.
Chief Humas Seismik 3D Akasia Besar Pertamina, Salahudin Achmad, sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh pemerintah daerah kabupaten Indramayu, dalam kegiatan survei seismik yang dilakukan oleh Pertamina.
Dijelaskan Salahudin Achmad, kegiatan seismik yang dilakukan di 244 desa di kabupaten Majalengka, Cirebon, dan Indramayu sudah melalui proses pelaksanaan ganti rugi kepada masyarakat sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Di kabupaten Majalengka dari 22 desa yang kita lakukan survei seismik, sudah seluruhnya diberikan ganti rugi atas kerusakan dan dampak yang diakibatkan oleh aktivitas tersebut. Termasuk desa-desa di kabupaten Cirebon dan kabupaten Indramayu,” jelas Salahudin Achmad. (Kir Raharjo)
sumber : cirebontrust.com


Dikutip langsung dari blog info penerimaan cpns, Kabupaten Indramayu merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Ibu kotanya adalah Indramayu yang merupakan pusat pemerintahan, sedangkan titik keramaian justru berada di kecamatan Jatibarang dan Haurgeulis, hal ini dikarenakan di Jatibarang terdapat pusat Pasar dan memiliki akses yang mudah seperti Jalur Pantura dan Stasiun Kereta Api, hal yang sama juga terjadi untuk Kecamatan Haurgeulis meski tak dilewati secara langsung oleh Jalur Pantura, namun Kecamatan ini dilalui oleh Jalur Kereta Api. Kabupaten Indramayu berbatasan dengan LautJawa di utara, Kabupaten Cirebon di tenggara, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Sumedang di Selatan, serta Kabupaten Subang di barat.

Kabupaten Indramayu terdiri atas 33 kecamatan, yang dibagi lagi atas sejumlah 315 desa dan kelurahan. Pusat pemerintahan berada di Kecamatan Indramayu. Hari jadi Kabupaten Indramayu ditetapkan pada tanggal 7 Oktober 1527.

logo lambang cpns kab Kabupaten IndramayuIndramayu dilintasi jalur pantura, yakni jalur utama dan terpadat di Pulau Jawa, terutama pada musim mudik lebaran. Kabupaten ini juga dilintasi oleh jalur kereta api lintas utara Pulau Jawa, dengan salah satu stasiun terbesarnya adalah Stasiun Jatibarang yang berada di kota Jatibarang, sekitar 19 km ke selatan dari pusat Kota Indramayu.

Lowongan CPNS 2016 Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu


Informasi CPNS Daerah (CPNSD) 2016. Lowongan CPNS 2016 Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu akan segera dibuka setelah pengumuman Pembukaan Lowongan penerimaan pendaftaran CPNS 2016 diumumkan oleh KEMEMPAN / BKN

Pembukaan Lowongan CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu tahun 2016 ini bertujuan untuk mengisi beberapa kebutuhan tenaga PNS di Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu, baik karena pensiunnya beberapa tenaga PNS maupun karena masih dibutuhkannya penambahan tenaga PNS di Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu.

Kepastian pembukaan Lowongan CPNS 2016 Kabupaten Indramayu bisa dilihat pada postingan : Daerah yang medapat Formasi / Membuka Lowongan Penerimaan CPNS 2016

Semoga saja Kabupaten Indramayu tidak masuk dalam daftar daerah yang tidak mendapat formasi / tidak membuka Lowongan / tidak menerima CPNS 2016

Jadwal Penerimaan CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu 2016


Penerimaan CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu 2016 akan dibuka kemungkinan bersamaan (Serempak) dengan pembukaan Penerimaan Pendaftaran CPNS Nasional tahun 2016. Saat ini masih menunggu pengumuman resmi dari pemerintah pusat. Informasinya bisa dilihat di postingan : Jadwal Penerimaan Pendaftaran CPNS 2016.

Pendaftaran Online CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu 2016


Pendaftaran CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu 2016 akan dilaksanakan secara online. Untuk melakukan pendaftaran CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu 2016, sebelumnya anda harus mempersiapkan beberapa berkas pendaftaran CPNS yang penting seperti scan ijazah dan transkrip nilai, scan ktp, scan Pas Foto dan alamat email.

Informasi Pendaftaran dan Syarat Pendaftaran CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu 2016 dapat anda lihat di Kantor Bupati atau BKD Kabupaten Indramayu, bisa juga di situs resmi Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu atau pada Situs KEMENPAN : menpan.go.id.

Informasi tersebut hanya akan tersedia setelah lowongan penerimaan CPNS 2016 Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu dibuka.Informasi ini juga bisa dilihat pada postingan : Informasi Penerimaan dan Syarat Pendaftaran CPNS Daerah 2016

Cara Pendaftaran CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu 2016: Pendaftaran CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu dan semua instansi penerima CPNS akan dilakukan secara online melalui website yang dibuat oleh BKN dan KEMEPAN yang diinformasikan saat pengumuman cpns DIUMUMKAN.

Informasi Penerimaan, jadwal, syarat dan Cara Pendaftaran CPNS 2016 untuk Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu akan saya sampaikan pada postingan : Informasi Penerimaan, jadwal dan Cara Pendaftaran CPNSD (CPNS Daerah) 2016.


Formasi CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu 2016


Jumlah usulan Formasi CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu 2016 disesuaikan dengan jumlah kebutuhan tenaga PNS di Lingkup Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu periode tahun 2016. Kepastian jumlah dan rincian Formasi CPNS 2016 untuk Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu akan ditetapkan oleh KEMENPAN dan BKN.; Informasi Rincian Formasi CPNS 2016 untuk Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu akan saya sampaikan pada postingan : Formasi CPNSD (CPNS Daerah) 2016

Pengadaan formasi cpns Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu bertujuan untuk mengisi kekosongan tenaga PNS karena pensiun, mengundurkan diri, dikeluarkan, meninggal dunia maupun untuk posisi yang tenaga PNSnya memang masih Kurang.


Pelaksanaan Tes CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu Tahun 2016


Tes CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu tahun 2016 rencananya akan dilaksanakan serempak dengan pelaksanaan tes secara Nasional atau disesuaikan kemudian.

Pada penerimaan CPNS 2016 ini, tes CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu akan dilakukan menggunakan metode Sistem Computer Assisted Test (CAT). Jadi persiapkan diri anda untuk tes CAT CPNS. Bagi anda yang ingin berlatih menjawab Soal CPNS dengan metode CAT, anda bisa mendapatkan software CAT dengan Mendaftar D1S1N1

Itulah Informasi terakhir tentang Penerimaan Pendaftaran CPNS 2016 Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu yang bisa saya sampaikan. Semoga info ini berguna untuk anda.

Sambil menunggu CPNS 2016 ini, anda bisa memilih atau mencari Lowongan Kerja dan Penerimaan Pendaftaran lainnya di seluruh wilayah Indonesia yang sesuai dengan Minat dan Bidang anda masing masing.

Info Pengumuman Penerimaan Pendaftaran Formasi Lowongan CPNS 2016 Online Terbaru.
PERHATIAN : Jangan Percaya pada CALO CPNS, Jangan percaya pada orang yang mengaku bisa meluluskan anda jadi PNS, Jangan Percaya pada komentar yang mengatakan lulus karena Bantuan orang lain, walaupun orang BKN atau orang KEMENPAN, Sampai saat ini jadwal penerimaan CPNS 2016 belum Jelas dan Penerimaan CPNS dengan sistem CAT tidak bisa dimanipulasi, yang bisa lulus CPNS hanya yang memiliki nilai tertinggi pada saat tes. jadi sekali lagi, kami himbau jangan percaya pada Calo CPNS, Rujukan informasi resmi tentang penerimaan CPNS 2016 silahkan lihat di www.menpan.go.id 

sumber : pendaftaran-cpns.blogspot.co.id


 
 
Keadaan Geografis Dan Topografi
Apabila dilihat dari letak geografisnya Kabupaten Indramayu terletak pada 107° 52 ° - 108° 36 ° Bujur Timur dan 6° 15 ° - 6° 40 ° Lintang Selatan. Sedangkan berdasarkan topografinya sebagian besar merupakan dataran atau daerah landai dengan kemiringan tanahnya rata-rata 0 – 2 %. Keadaan ini berpengaruh terhadap drainase, bila curah hujan cukup tinggi, maka di daerah-daerah tertentu akan terjadi genangan air. Kabupaten Indramayu terletak di pesisir utara Pulau Jawa dan memiliki 10 kecamatan dengan 35 desa yang berbatasan langsung dengan laut dengan panjang garis pantai 114,1 Km.
Iklim
Letak Kabupaten Indramayu yang membentang sepanjang pesisir pantai utara P.Jawa membuat suhu udara di kabupaten ini cukup tinggi yaitu  Celcius- 28 ° Celcius.°berkisar antara 18  Sementara rata-rata curah hujan sepanjang tahun 2006 adalah sebesar 61,06 mm. Adapun curah hujan tertinggi terjadi di Kecamatan Kertasemaya kurang lebih sebesar 70 mm dengan jumlah hari hujan tercatat 2491hari, sedang curah hujan terendah terjadi di Kecamatan Pasekan kurang lebih sebesar 55 mm dengan jumlah hari hujan tercatat 683 hari.
Penggunaan Tanah
Luas wilayah Indramayu yang tercatat seluas 204.011 Ha terdiri atas 110.877 Ha tanah sawah (54,35%) dengan irigasi teknis sebesar 72.591 Ha, 11.868 Ha setengah teknis 4.365 Ha irigasi sederhana PU dan 3.129 Ha irigasi non PU sedang 18.275 Ha diantaranya adalah sawah tadah hujan. Sedang luas tanah kering di Kabupaten Indramayu tercatat seluas 93.134 Ha atau sebesar 45,65%. Bila dibandingkan dengan luas areal tanah sawah di tahun 2005 yakni 110.548 Ha tanah sawah atau 54,19% dari luas wilayah maka dapat terlihat kecenderungn perubahan penggunaan lahan.
 
 

SEJARAH

 
 

Sejarah Kabupaten Indramayu
Sejarah putra Tumenggung Gagak Singalodra dari Bengelen Jawa Tengah bernama Raden Wiralodra yang mempunyai garis keturunan Majapahit dan Pajajaran, dalam tapa baratanya di kaki Gunung Sumbing mendapat wangsit
"Hai Wiralodra apabila engkau ingin berbahagia berketurunan di kemudian hari, pergilah kearah matahari terbenam dan carilah lembah Sungai Cimanuk. Manakala telah disana, berhentilah dan tebanglah belukar secukupnya untuk mendirikan pedukuhan dan menetaplah disana. Kelak tempat itu akan menjadi subur dan makmur serta tujuh turunanmu akan memerintah disana.
R. Wiralodra ditemani Ki Tinggil dan berbekal senjata Cakra Undaksana. Tokoh-tokoh lain dengan pendiri pedukuhan dimaksud adalah Nyi Endang Darma yang cantik dan sakti, Aria Kemuning putra Ki Gede Lurah Agung yang diangkat putra oleh Putri Ong Tien istri Sunan Gunung Jati. Ki Buyut Sidum / Kidang Pananjung seorang pahlawan Panakawan Sri Baduga dari Pajajaran, Pangeran Guru, seorang pangeran dari Palembang yang mengajarkan Kanuragan dengan 24 muridnya. Pedukuhan tersebut berkembang dan diberi nama "Darma Ayu" oleh R. Wiralodra yang diambil dari nama seorang wanita yang dikagumi karena kecantikan dan tkesaktiannya "Nyi Endang Darma", serta dapat diartikan "Kewajiaban Yang Utama" atau "Tugas Suci". Pedukuhan Cimanuk yang diberi nama "Darma Ayu" yang kemudian berubah menjadi "Indramayu", setelah terbebas dari kekuasaan Pajajaran pada tahun 1527, diproklamirkan berdirinya oleh R. Wiralodra pada hari Jumat Kliwon tanggal 1 Muharram 934H atau 1 Sura 1449 dan jatuh pada tanggal 7 Oktober 1527. Titimangsa tersebut resmi sebagai Hari Jadi Indramayu.
Setelah 1527, Daerah Indramayu terbagi dalam tiga propinsi meliputi :
Propinsi Singapura, meliputi sebelah timur sampai Sungai Kamal.
Propinsi Rajagaluh, meliputi daerah tengah sampai Jati tujuh.
Propinsi Sumedang, meliputi bagian barat sampai Kandanghaur.
Tahun 1681, mulai dikuasai kompeni. Zaman pemerintahan Daenles (1806 - 1811) daerah sebelah barat sungai Cimanuk dimasukan dalam prefektur Cirebon Utara. Pada masa ini berada dalam kekuasaan kerajaan Demak. Tahun 1546 menjadi bagian kesultanan Cirebon.
Tahun 1615 sebelah timur Sungai Cimanuk menjadi bagian keultanan Cirebon dan bagian baratnya ermasuk dalam wilayah kerajaan Mataram.
Tahun 1681, mulai dikuasai kompeni. Zaman pemerintahan Daenles (1806 - 1811) daerah sebelah barat sungai Cimanuk dimasukan dalam prefektur Cirebon Utara. Pada zaman kompeni menjadi ajang masuk pertempuran segitiga antara kompeni, Mataran dan Banten. Tahun 1706, Indramayu jatuh kedalam kekuasaan kompeni Belanda seluruhnya seperti halnya dengan daerah-daerah lain, Indramayu mempunyai perjalanan yang sama berada dalam kekuasaan penjajahan.

 
 
 

VISI DAN MISI

 
 
VISI
Terwujudnya Masyarakat Indramayu yang Religius, Tangguh dan Sejahtera Dalam Suasanan Kehidupan yang Aman, Tertib dan Damai serta Tatanan Daerah yang Makmur, Lestari dan Mandiri".
MISI
a. Pengembangan Sumber Daya Manusia.Pengembangan sumber daya manusia ditujukan untuk membangun masyarakatyang tangguh dan sejahtera. Adapun kriterianya meliputi integritas masal, taraf pendidikan, derajat kesehatan, klasifikasi ketenaga kerjaan serta tingkat pendapatan penduduk.

b. Penegakan Keamanan dan KetertibanKeamanan dan ketertiban merupakan prasyarat bagi perkembangan daerah. Selain itu, keamanan dan ketertiban merupakan cerminan masyarakat yang sejahtera. Ancaman terhadap keamanan dan ketertiban antara lain ditandai intensitas kriminalitas dan kerusuhan warga serta pelanggaran ketertiban umum yang meluas.

c. Penataan Perekonomian MasyarakatPerekonomian daerah merupakan cerminan kesejahteraan masyarakat dan kemakmurandaerah. Kondisi ekonomi daerah dapat dikenali secara struktural, meliputi sistem produksi, distribusi dan kelembagaan tingkat pengangguran kemiskinan dan migrasi penduduk, serta kondisinitas iklim usaha.

d. Pengembangan Wilayah TerpaduPengembangan wilayah terpadu diarahkan untuk menciptakan sinergi pertumbuhan wilayah, melestarikan lingkungan serta mewujudkan pemukiman sehat, asri dan nyaman. Pengembangan wilayah terpadu mencakup aspek ketatanegaraan, pemukiman dan prasarana serta lingkungan hidup.

e. Penyelenggaraan Pemerintah bebas KKN Pemerintah yang baik ditandai penyelenggaraan pemerintahan yang baik ditandai penyelenggaraan pemerintahan yang bebas dari praktek kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN). Dalam kaitan itu penerapan azas keterbukaan (transparansi) dan keterukuran (akuntabilitas) perlu dilaksanakan secara konsisten pada setiap aspek pemerintahan. Sealin itu partisipasi masyarakat sepatutnya menjadi tumpuan utama.

f. Pengembangan Sistem Pelayanan Prima Sistem pelayanan prima merupakan salah satu kriteria pemerintahan yang bebas dari praktek KKN. Dalam kaitan itu penerapan prinsip pelayanan yang mjudah, murah, pasti, adil dan merata perlu dilaksanakan secara lebih konsisten. Dalam hal ini keterlibatan masyarakat swasta perlu dikembangkan lebih luas untuk berpartisipasi dalam menyelenggarakan pelayanan umum tersebut.

g. Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Pemerintah Daerah di era otonomi daerah dituntut mampu mengoptimum Pendapatan Asli Daerah sebagai sumber pembiayaan maupun pembangunan.
 
 

LAMBANG DAN ARTI LOGO

 
 

  1. Perisai, sebagai senjata perang dengan latar belakang warna biru melambangkan rasa aman, ulet dan penuh kesungguhan dalam membangun daerah.
  2. Tulisan “Darma Ayu'' berasal dari nama Nyi Endang Darma yang ayu yaitu orang kedua pendiri lndramayu, jadi nama lndramayu berasal dari Darma Ayu. Warna merah pada tulisan “Darma Ayu'' dengan latar . belakang warna putih melambangkan Nyi Endang Darma adalah wanita yang berani dalam membela kesucian dan kebenaran.
  3. Tali yang mengikat melingkar bulatan dan ujungnya melambangkan hubungan yang erat antara pemerintah dan masyarakat.
  4. Ditengah-tengah peisai ada bulatan yang melambangkan tekad persatuan dan kesatuan dari segenap lapisan
  5. Warna hijau pada bulan melambangkan kesuburan daerah yang memberikan kemakmuran penduduk.
  6. Pada bulatan terdapat gambar - gambar:
·       Cakraa dalah senjata peninggalan .Raden Aria Wiralodra pendiri Indramayu yang melambangkan kewibawaan dan kesentosaan.
·       Bintangbersudut lima berwarna kuning emas
-  Bintang melambangkan ketuhanan yang Maha Esa
-  Bersudut lima melambangkan falsafah negara
-  Warna kuning emas melambangkan kedaulatan.
·       Padi, mangga, perahu, laut dan sungai cimanukmelambangkan seumber kehidupan rakyat Indramayu
·       Garis gelombang sungai cimanuk berjumlah 7 (tujuh)melambangkan tanggal lahir indramayu.
·       Garis gelombang laut berjumlah 10 (sepuluh)melambangkan bulan kelahiran lndramayu
·       Biji padi setiap sisi berjumlah 15 (limabelas) dibawah dan 27 (dua puluh tujuh) diatas, melambangkan tahun kelahiran lndramayu yaitu 1527.
·       Selendanq warna kuning emaspusaka Nyi Endang Darma, melambangkan pemerintahan daerah yang berwibawa dan demokratis yang senantiasa membela kepentingan rakyat daerah dan negara.
·       Tulisan ''Mulih Harja''merupakan motto juang rakyat lndramayu yang di petik dari prasasti Aria Wiralodra dan tulisan ditengah selendang dengan warna hitam yang berarti suatu saat nanti lndramayu akan kembali makmur.
sumber : pemprov jabar
Pengarahan Bupati terhadap para pejabat di lingkungan pemberintah kabupaten Indramayu.

Dikutip langsung dari radarcirebon.com, INDRAMAYU – Bupati Indramayu Hj Anna Sophanah, mengakui kalau masih banyak kekurangan selama memimpin Indramayu, meskipun sudah banyak pula program pembangunan yang dilakukan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Dikatakan Hj Anna Sophanah, ada tiga tantangan utama yang harus dihadapi. Pertama adalah tantangan di bidang ekonomi. Yaitu terbatasnya kesempatan kerja di daerah dan terbatasnya kemampuan sumberdaya manusia (SDM). Masih sering terjadi dimana ada lowongan kerja yang dibuka, namun di sisi lain sumberdaya manusia yang tepat untuk posisi yang dibutuhkan ternyata belum ada. “Ini merupakan tantangan bagi kita untuk terus meningkatkan sumberdaya manusia,” ujar bupati.
Tantangan kedua, lanjut bupati, adalah menyangkut kepentingan dasar masyarakat. Bupati mengaku sudah banyak berbuat terkait kepentingan dasar masyarakat, seperti di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan yang lainnya. Namun hal ini kadang jarang dilihat bahkan ada yang tidak melihat, sehingga pembangunan dianggap stagnan.
Sedangkan tantangan yang ketiga adalah terkait sinergitas antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten dengan pemerintah provinsi, pemerintah kebupaten dengan pemerintah kecamatan dan desa, serta sinergitas antara pemerintah dengan dunia usaha.
Menurutnya, kalau sinergitas dengan semuanya sudah berjalan dengan baik, maka pembangunan akan bisa dilaksanakan dengan mudah. Bupati mengajak semua pihak untuk terus meningkatkan kebersamaan, terus mengingatkan, menopang, dan berkoordinasi dengan baik.
“Hanya dengan kebersamaan kita akan mampu menghadapi segala tantangan yang ada,” ujarnya.
Sementara Ketua DPRD Indramayu H Taufik Hidayat SH mengungkapkan, DPRD sebagai mitra eksekutif tentunya siap untuk mendukung program pemerintah daerah. Apalagi selama lima tahun kepemimpinan Bupati Hj Anna Sophanah, terbukti telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Yang pasti kita akan mensupport program-program pemerintah daerah yang pro rakyat,” ucapnya. (oet)

sumber : radarcirebon.com
                                                   BELUM SIAP: Perbaikan irigasi di Kab Indramayu.

Dikutip langsung dari radarcirebon.com, INDRAMAYU – Seluruh saluran sekunder di Kabupaten Indramayu akan diperbaiki, seiring beroperasinya Waduk Jatigede di Kabupaten Sumedang akan. Koordinator Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung, Ir H Sukat mengatakan, seluruh saluran sekunder di wilayah rentang banyak yang kondisinya rusak.
Dengan kondisi yang ada, tentu gelontoran air dari Waduk Jatigede juga kurang optimal diterima areal persawahan. “Mudah-mudahan ini akan memberikan manfaat bagi warga Indramayu, Majalengka dan Kabupaten Cirebon,” ujar Sukat, kepada Radar, Minggu (6/3).
Keberadaan Waduk Jatigede di Kabupaten Sumedang memang sudah lama dinantikan. Beroperasinya waduk ini, diharapkan menjadi solusi atas kekurangan air yang sering dialami para petani. Untuk itulah, keberadaan Jatigede yang sudah mulai beroperasi harus didukung dengan saluran irigasi yang mapan.
Secara keseluruhan kondisi saluran memang masih belum mendukung beroperasinya Waduk Jatigede. Meski demikian pada tahun ini akan segera dilakukan perbaikan saluran sekunder di Rentang, diantaranya saluran Rentang BSD6 dan BSD7.
“Saluran BSD6 ini sampai ke wilayah Karangampel, sedangkan BSD 7 meliputi wilayah Jatibarang dan sekitarnya,” jelas dia.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Indramayu, Ir H Firman Muntako juga mengakui kalau sebagian besar saluran irigasi di Kabupaten Indramayu mengalami kerusakan. Untuk itulah ia juga berharap kepada pihak BBWS maupun pemerintah pusat, agar bisa membantu perbaikan saluran irigasi di Kabupaten Indramayu.
“Tentunya sangat ironis, ketika Indramayu yanag menjadi daerah lumbung pangan, namun kondisi saluran irigasinya justru banyak yang rusak,” ujarnya. (oet)
Sumber : radarcirebon.com

dikutip langsung dari indaramayukab.go.id, Pekan Imunisasi Nasional (PIN) yang akan berlangsung di Kabupaten Indramayu akan menyasar 143.008 balita usia 0 – 59 bulan di seluruh wilayah Kabupaten Indramayu. Pencanangan PIN Polio di Kabupaten Indramayu dilaksanakan di Alun-Alun Indramayu, Senin (07/03/2016).
PIN Polio akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia selama sepekan mulai tanggal 8-15 Maret 2016 dengan sasaran semua anak usia 0-59 bulan tanpa memandang status imunisasinya. Sedangkan waktu pelayanan PIN Polio di masing-masing Pos PIN mulai pukul 08.00 s.d. 12.00. Pelayanan PIN Polio dapat diperoleh di Puskesmas, Posyandu, Mobile Pos, Tempat-tempat Umum, dan Rumah Sakit negeri maupun swasta.
Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah seperti yang dilansir Bagian Humas dan Protokol Setda Indramayu menjelaskan, PIN Polio adalah pemberian imunisasi tambahan polio kepada balita tanpa memandang status imunisasi polio sebelumnya.
Tujuan PIN Polio antara lain mengurangi resiko penularan virus polio yang datang dari negara lain, memastikan tingkat kekebalan masyarakat terhadap penyakit polio cukup tinggi dan memberikan perlindungan secara optimal serta merata pada balita terhadap kemungkinan munculnya kasus polio.
Penyakit Polio merupakan penyakit pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus Polio. Secara klinis penyakit polio adalah anak dibawah umur 15 tahun yang menderita lumpuh layu akut.
"Penyebaran penyakit ini melalui kotoran manusia (tinja) yang terkontaminasi. Kelumpuhan dimulai dengan gejala demam,nyeri otot dan kelumpuhan pada minggu pertama sakit. kemudian bisa terjadi karena kelumpuhan otot pernafasan yang tidak ditangani segera," kata Anna.
Pada kesempatan itu Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah meneteskan imunisasi kepada sejumlah balita dari 31 kecamatan yang didampingi oleh para orang tuanya. Serta memberikan penghargaan kepada para kader Posyandu dari 31 kecamatan. DENI SANJAYA / Bagian Humas dan Protokol Setda Indramayu

sumber : indramayukab.go.id

Fajarnews.com, INDRAMAYU- Sekretaris Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) Jabar, Rani Melinda meminta kepada warga Indramayu untuk lebih teliti saat hendak memutuskan untuk menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Setidaknya, kata dia, calon TKI memeriksa terlebih dahulu kelengkapan datanya seperti parpor, visa dan KTP asli.
“Jangan sampai data-datanya dipalsukan. Ini yang akan menjadi masalah. Selain itu juga, calon TKI juga harus mengetahui negara tujuannya serta harus menempuh prosedur resmi yang telah ditetapkan pemerintah,” kata dia kepada fajarnews.com, Jumat (4/3).
Dia menambahkan, jika TKI mendapatkan permasalahan di negara tujuan seperti penyiksaan dan lain sebagainya, maka kontrak awal dengan pihak  majikan pertama menjadi acuan penting. "Jangan mau dipindahkan ke yang lain (menjadi pembantu di saudara majikan atau anak majikan) jika bukan kontraknya," tuturnya.
Selain TKI ilegal, kata Rani, ada permasalahan lain yang sangat penting yaitu bagaimana TKI yang sudah pulang ke negara aslinya tidak berangkat kembali. Untuk itu, pihaknya akan fokus pada pemberdayaan purna TKI di antaranya dengan melakukan upaya menekan TKI ilegal dengan cara berkordinasi dengan perangkat desa.
"Ke depan kita akan melakukan pelatihan kewirausahaan kepada purna TKI. Hal tersebut dilakukan karena faktor utama TKI yang sudah pulang lalu kemudian berangkat kembali menjadi TKI adalah persoalan mencukupi kebutuhan keluarga," pungkasnya.
Sebelumnya, seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Darminah (28) warga Desa Kenanga Blok Krajan. RT 07.RW. 03. Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu diketahui meninggal di tempat kerjanya setelah mendapat perawatan medis di Negara Arab Saudi.
Kepala Desa Kenanga, Darpani mengungkapkan, Darminah merupakan anak keempat dari empat bersaudara yang menjadi TKI selama 15 tahun di Ar-Riyadh Ibu Kota Arab Saudi. Setelah 10 tahun menjadi TKW, ia sempat mengambil cuti, lalu di tahun 2014 ia berangkat lagi. Setelah itu dikabarkan meninggal dunia di tempat kerjanya.
“Setelah hilang kontak dengan keluarganya, per tanggal 13 Januari 2015 kami mendapat surat pemberitahuan dari kementrian luar negeri bahwa korban telah meninggal dunia,” ungkapnya.
Sementara jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal asal Kabupaten Indramayu saat ini telah mencapai 700 orang. Angka tersebut berdasarkan data tahun 2015 yang masuk di Provinsi Jawa Barat berdasarkan pendataan Dinsosnakertrans Kabupaten Indramayu. 
Agus Sugianto
sumber : fajarnews.com

Indramayu - Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Barat Bidang Advokasi dan Kampanye Lingkungan Hidup, Wahyu Widianto meminta kepada Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mencabut izin lingkungan pembuangan limbah milik Pertamina  Asset 5  Jatibarang (Mundu,-red) yang diduga telah mencemari wilayah Desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu.

Menurut Wahyu, dilihat dari konstruksi bangunan yang ada di lokasi pembuangan limbah di Desa Kedungwungu dimungkinkan sekali terjadi rembesan sehingga limbah tersebut mencemari lingkungan sekitar. “Mestinya Pertamina segera mengevaluasi, karena kondisi tersebut berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan,” ungkapnya saat meninjau tempat pembuangan limbah milik Pertamina EP di Desa Kedungwungu, Minggu (10/1).

Pihaknya dalam waktu dekat akan menemui KLHK untuk melaporkan kondisi lingkungan di area tersebut. “Kita akan sesegera mungkin melaporkannya agar KLHK turun ke lapangan meninjau langsung, dan tidak menutup kemungkinan KLHK akan mencabut izin lingkungannya,” terangnya.

Ditanya mengenai adanya kadar garam sebanyak 3 persen berdasarkan uji lab Kantor Lingkungan Hidup Indramayu, Wahyu menjawab, banyak parameter yang harus diiukur oleh BLH.  Dan waktu yang diperlukan untuk uji labolatorium sebanyak 20 hari adalah waktu yang sangat lama. “Banyak parameter yang bisa dijadikan sebagai sampel uji labolatorium. Seperti misalnya air kolam pengolahaan limbah, tanah sawah, air sumur, dan lain sebagainya,” kata dia.

Wahyu menuturkan, pengambilan sampel untuk dilakukan uji laboratorium bukan hanya menguji kandungan garam, juga menguji kandungan lainya seperti kandungan logam berat yang ada di air bak penampungan, tanah sawah, dan air sumur warga.

Warga Desa Kedungwungu, H. Nasrullah mengatakan, Pertamina EP berdalih bahwa asinnya air sumur warga dikarenakan air sumur warga kertontaminasi air laut. Dia menilai, pengambilan sampel yang dilakukan Pertamina EP juga semau sendiri yakni sumur warga yang sudah dicampuri air sungai dan lokasinya jauh dari pembuangan limbah Pertamina. “Pengambilan sampel ini dilakukan pada Bulan Desember lalu,” ujarnya.

Dia menganggap Pertamina tutup mata akan keberadaan bak penampung air pengolahan limbah yang menyebabkan  puluhan hektare sawah warga tercemar. Pertamina EP, menurutnya, hanya fokus pada injeksi  tanpa melihat adanya balong penampung air limbah.

Senada, warga Desa Kedungwungu lainnya, H. Hambali mengatakan, kedatangan Walhi Jabar adalah sebuah support  bagi masyarakat yang selama ini merasakan kerugian akan adanya bak penampung pengolahan limbah Pertamina. Ke depan, pihaknya akan melakukan langkah kongkrit agar permasalahan yang terjadi di masyarakat segera terselesaikan.

Ia bersama warga lainnya dalam waktu dekat akan mengadu ke KLHK untuk melayangkan surat agar pengolahan limbah Pertamina EP di Desa Kedungwungu segera ditutup, sekaligus meminta ganti rugi atas tercemarnya lingkungan. “Kami akan adukan kepada KLHK agar segera ditanggulangi karena dampaknya sangat dirasakan masyarakat,” tandasnya. 

sumber : koranpantura

dikutip langsung dari indramayukab.go.id, Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah bersama dengan Wakil Bupati Indramayu H. Supendi menegaskan saat ini tengah menyusun program kerja bersama dengan SKPD baik jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Jika nanti tidak mampu mencapai target yang ditetapkan dan tidak mampu menjalankan program kerja, maka PNS yang menduduki jabatan tersebut dipersilahkan untuk melepaskan jabatannya.

Hal itu disampaikan Bupati Anna dalam pertemuan dengan jajaran SKPD dilingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Indramayu, pada Selasa (01/03/2016) di Pendopo Indramayu.

"Jadi SKPD harus membuat program kerja yang harus mengacu pada visi dan misi yang kami sampaikan ke masyarakat. Jika tidak akan ada evaluasi kerja," kata Bupati Anna.

Dikatakannya bahwa untuk mempertajam program kerja, setiap SKPD secara bergantian melakukan ekpose tentang program kerjanya agar pembahasan program kerja bisa langsung terarah sementara program dan janji ketika kampanye juga dimasukan dalam program kerja tersebut.

Bupati menegaskan, bagi SKPD yang mengalami keterlambatan dalam membuat program kerja itu, dengan lantang Bupati Anna menjelaskan, bahwa setiap pimpinan SKPD yang diundangnya diberi target paling tidak harus bisa membuat program kerja 100 hari kerja kedepan. Termasuk program kerja jangka pendek, menengah dan panjang dilima tahun kedepan.

"Kami ingatkan kepada semua SKPD kalau ada kepala SKPD yang tidak sejalan dan tidak mampu untuk melaksanakan program kerja itu, apalagi tidak mendukung visi misi pemerintahan daerah dipersilakan untuk mundur dari jabatannya atau mengundurkan diri dari jabatannya,"tegas Bupati Anna.

Sementara itu Wakil Bupati Indramayu H. Supendi menyampaikan, program yang menjadi prioritasnya yakni pembangunan infrastruktur, kesehatan dan pendidikan. Yang paling khusus lagi, disektor pertanian dan perikanan, investasi dan lapangan pekerjaan.

Dijelaskannya, semua program yang direncanakannya untuk kepentingan masyarakat Indramayu. "Program itu akan menjadi perhatian penuh bagi kita nanti, dan semua program itu adalah untuk semua masyarakat Indramayu", katanya.

Wabup juga ikut mengingkatkan, setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah terlebih dahulu harus membuat rencana kerja sebagai acuan kebijakan strategis dalam rangka merealisasikan program dan kegiatannya.

"Pentingnya rencana kerja ini agar target-target kinerja yang telah ditetapkan dapat terlaksana dengan baik. Bukan hanya kami, tapi seluruh lapisan masyarakat di daerah ini juga ingin agar seluruh kegiatan yang telah kita rencanakan dilaksanakan secepatnya. Karena itu jangan ditunda-tunda. Segera realisasikan. Meskipun demikian, selain harus tepat waktu, tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat administrasi," ujarnya.

"Semua program kegiatan harus terlaksana secara rinci, terpadu saling mendukung antara program yang satu dengan program yang lainnya, bahkan harus sejalan dengan arah kebijakan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat," imbuhnya. DENI SANJAYA / Bagian Humas dan Protokol Setda Indramayu

sumber : indramayukab.go.id