di kutip lansung dariIndramayu - Kasus perceraian pasangan suami istri (pasutri) di Kabupaten Indramayu sepanjang 2015 mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Faktor ekonomi menjadi penyebab terbanyak terjadinya kasus tersebut.

''Setiap hari ada 30-40 (pasutri) yang mengajukan perceraian,'' terang Kepala Bagian Humas PA Kabupaten Indramayu, Ucu Sukirno, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (17/3).

Sukirno menyebutkan, sepanjang 2015, kasus perceraian yang diajukan ke PA Kabupaten Indramayu mencapai 9.444 kasus. Dari jumlah tersebut, yang diketok palu hakim mencapai 9.291 kasus.
dalam sehari 30-40 gugatan cerai masuk ke pengadilan agama
Angka tersebut mengalami kenaikan dibandingkan 2014 dan 2013. Sepanjang 2014, kasus perceraian di Kabupaten Indramayu hanya 7.385 kasus. Sedangkan pada 2013, kasus perceraian mencapai 8.256 kasus.

Sementara angka perceraian yang terjadi sepanjang Januari 2016, mencapai 667 kasus. Begitu pula kasus perceraian yang terjadi pada Februari 2016, mencapai 667 kasus. ''Faktor penyebab terjadinya perceraian yang terbanyak adalah karena faktor ekonomi,'' terang Sukirno.

Sukirno menjelaskan, kasus perceraian yang terjadi akibat faktor ekonomi mencapai 6.126 kasus. Selain itu, faktor penyebab paling banyak lainnya adalah krisis moral 421 kasus, tidak ada keharmonisan 417 kasus dan tidak ada tanggung jawab 355 kasus.

Berdasarkan kategori PA Kabupaten Indramayu, penyebab perceraian dipilah menjadi empat kategori yakni moral, meninggalkan kewajiban, menyakiti jasmani, dan terus menerus berselisih. Faktor ekonomi menjadi bagian dari kategori meninggalkan kewajiban.

Sukirno mengungkapkan, meski kasus perceraian di Kabupaten Indramayu tinggi, namun masih di bawah kasus serupa yang terjadi di Banyuwangi, Cimahi, Kabupaten Bandung, dan Sumber (Kabupaten Cirebon).

Salah seorang warga Kecamatan Indramayu yang enggan disebut namanya, mengaku terpaksa bercerai dengan suaminya. Pasalnya, saat dia bekerja di Singapura sebagai pembantu rumah tangga, ternyata suaminya malah selingkuh dengan perempuan lain. 



di kutip langsung dari radar cirebon SUKRA – Pasca musim baratan (Isitilah nelayan red), hasil tangkapan laut mengalami kenaikan. Namun, tidak diikuti dengan kenaikan harga. Di Muara Trungtum, Desa Ujung Gebang, Kecamatan Sukra, beberapa jenis hasil tangkapan nelayan, seperti ikan dan udang harganya tetap stabil. Bahkan, untuk rajungan harganya malah anjlok.
Saat ini nelayan menjual harga rajungan Rp40 ribu perkilogram yang sebelumnya Rp85 ribu perkilonya. Anjloknya harga disebabkan negara negara yang mengimpor (Importir red) rajungan dari Indonesia menghentikan penerimaan. Hasil tangkapan nelayan tersebut, hanya berlaku dan dijual didalam negeri atau pasar local.
Ketua KUD Karya Mina, koperasi nelayan Ujung Gebang, H Sulaeman, mengatakan, dalam beberapa minggu terakhir, produksi ikan dari hasil tangkapan nelayannya mengalami kenaikan. Terutama udang, karena nelayan di Muara Ujung Gebang mayoritas mengunakan alat tangkap udang.
“Mayoritas nelayan pada along (hasil). Untuk satu perahu nelayan, rata rata mendapatkan hasil (udang) tangkapannya 10 sampai 15 kilogram sekali berangkat. Bahkan ada yang sampai mendapatkan 60 kilogram. Sebelumnya, dimusim baratan, apalagi timuran, udang yang didapatkan tidak sampai 5 kilo,” ujarnya, kepada Radar, Senin (14/3).
Harga udang rebung dari hasil tangkapan nelayan tersebut, menurut Sulaeman, dijual Rp125 perkilogramnya. Sedangkan untuk ikan jenis bawal putih dijual Rp250 perkilonya, dan untuk ikan tengiri Rp60 ribu perkilogram. Harga beberapa jenis hasil tangkapan itu, dinilainya masih stabil.
“ Hanya rajungan saja yang mengalami penurunan. Dari sebanyak 130 unit perahu nelayan di Muara Trungtum ini, sekitar 25 persennya perahu yang menggunakan alat tangkap rajungan. Meski demikian, nelayan kami merasa bersyukur, karena hasil tangkapannya lagi lumayan. Itu sudah dirasakan sejak dua minggu terakhir,” ujar Sulaeman, yang juga agen besar penerima hasil tangkapan nelayan di desanya.(kom)
sumber : radar cirebon


di kutip langsung dari Fajarnews.com, CIREBON - Pondok pesantren Babakan Ciwaringin Kab Cirebon  mulai berbenah hal itu dilakukan terkait akan dilaksanakannya rapat persiapan acara peringatan harlah 3 abad pondok pesantren babakan Ciwaringin dan temu alumni nasional dan dengan tema "Meneguhkan Pesantren sebagai pengawal ke utuhan NKRI dan benteng deradikalisasi" di pondok pesantren assalafie Desa Babakan Kec Ciwaringin, dan akan di laksanakan selama 7 hari mulai pada tanggal 20 maret 2016 sampai 26 maret 2016.
Dalam rapat persiapan tersebut di hadiri oleh muspika ciwaringin, ormas banser kab Cirebon dan sesepuh pondok pesantren ciwaringin, dalam pembukaan  nanti pada tanggal 20 dibuka langsung oleh bupati Cirebon Sunjaya Purwadi sastra.
"InsyAllah dalam acara nanti pada puncaknya tanggal 26/3 akan dihadiri oleh presiden RI Jokowi Widodo, serta menteri kabinetnya. "kata H. Juhana Zulfan, selaku ketua pelaksana, kepada FC, Rabu (16/3).

Zulfan melanjutkan bahwa kegiatan peringatan harlah tiga abad pesantren Babakan, tersbut juga akan di ahdiri temu alumni nasional ponpes babakan ciwaringin. dalam tema tersebut untuk mewujudkan pesantren menjadi benteng- benteng dari oknum-oknum radikalisme.
"Semoga dengan diadakannya kegiatan harlah tiga abad ini bisa mewujudkan santri dan pondok pesantren yang menjadi tameng kelompok radiaklisme. " katanya.

sementara itu camat Ciwaringin Nanang Sipriyatna mengatakan pihak muspika sangat mendukung sepenuhnya kegiatan ini, dan untuk menghadapi persiapan tersebut kami dari pihak kecamatan membantu memfasilitasi perbaikan akses jalan yang akan di lalui ke pondok pesantren dengan mengajukan ke binawarga dan alhamdulillah langsung di respon dan sekarang sedang dilakukan per baikan semua.
”Karena acara tersebut insya allah akan di hadgiri bapak presiden Jokowi ,” katanya. 
ADHE HAMDAN
sumber:fajar news


Dikutip langsung dari Fajarnews.com, INDRAMAYU - Menyusul adanya Informasi yang beredar di masyarakat terkait di temukannya bendera ISIS di areal pematang sawah milik warga di tepis oleh Kapolsek Kandanghaur Kompol Gustaf  saat di ditanya perihal adanya temuan bendera ISIS. Selasa (15/3). 
Menurut Gustaf, Mengenai adanya Informasi tersebut pihaknya sudah melakukan pengecekan di lokasi kejadian tepatnya di Desa Parean Bulak Kecamatan Kandanghaur kabupaten Indramayu.

" kita sudah lakukan pengecekan ketempat lokasi kejadian bersama unsur muspika untuk meninjau langsung pemasangan bendera tersebut dan hasilnya bukan merupakan bendera ISIS, melainkan Bendera HTI" ungkapnya

Dia mengatakan. Bendera yang bertulisan arab tersebut, memang nampak dari jauh seperti bendera ISIS, sehingga hal tersebut juga mengundang reaksi masyarakat sekitar yang melihat bendera tersebut yang terpasang di areal pematangan sawah.

" dari segi bentuknya memang hampir ada kemiripan, namun itu bukan Bendera ISIS yang merupakan komplotan teroris  yang eksis di Indonesia," ungkapnya

Menurut Gustaf, Pemasangan bendera tersebut, berawal dari ketidak tahun warga yang menemukan Bendera yang bertulisan arab di jalan, kemudian warga masangnya di pesawahan miliknya, tidak lama dari kejadian itu kemudian menggemparkan masyarakat yang melihat akan bendera tersebut.

" kita akan terus lakukan pemantauan lebih lanjut diantaranya dengan meningkatkan patroli di wilayah hukum kandanghaur serta berkordinasi dengan tokoh masyarakat dan Intansi terkait upaya untuk menekan gerakan teroris di daerah" ungkapnya.
AGUS

Sumber : fajarnews.com


Dikutip langsung dari Fajarnews.com, INDRAMAYU - Wakil Bupati Indramayu H. Supendi secara resmi membuka kegiatan pencanangan gerakan Indramayu Bersih bagi seluruh lapisan warga masyarakat Indramayu. Kegiatan tersebut  diadakan di Alun-Alun Indramayu, Kamis (17/03) bersamaan dengan pelaksanaan HUT Sat Pol PP ke-66 dan Perlindungan Masyarakat ke-54. 
 
Dengan gerakan ini diharapkan kebersihan dan keindahan menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat di Kabupaten Indramayu. 
 
“Indramayu Bersih harus menjadi suatu kebutuhan kita semua, bukan hanya menjelang Adipura namun bisa seterusnya. Bukan hanya masyarakat kota namun juga sampai pelosok pun harus bisa merasakannya,” kata Wabup
 
Ia menambahkan, dengan gerakan Indramayu Bersih ini diharapkan akan menjadi suatu budaya yang positif ditengah-tengah warga masyarakat Indramayu. Harapannya bukan hanya ketika menjelang penilaian Adipura semata, namun terus dibudayakan sepanjang waktu, sehingga masyarakat bisa cinta akan kebersihan dan keindahan.
         
Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, Ir. Aep Surachman menjelaskan, dalam pencanangan yang dilakukan hari ini melibatkan aparatur PNS, TNI, Polri, OKP, organisasi wanita dan lainnya. Gerakan ini diawali dari jajaran pemerintahan untuk selanjutnya masyarakat bisa mengikutinya di lingkungannya masing-masing. 
 
Ihsan
Kegiatan Indramayu Bersih
 
Gerakan Indramayu Bersih yang dicanangkan oleh Bupati Indramayu, merupakan langkah yang tepat dalam mewujudkan partisipasi masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Kegiatan yang diikuti oleh ribuan relawan  dari semua dinas OPD, instansi, organisasi masyarakat serta kepemudaan difokuskan di sepuluh titik kegiatan secara serentak.
 
Kepala Satlak BPBD Indramayu, Edi Kusdiana mengatakan kegiatan Indramayu bersih merupakan inisiatif BPBD Indramayu yang ditawarkan kepada Bupati Indramayu dan mendapat respon positif, melalui momentum HUT Satpol PP ini, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pimpinan OPD agar dapat mensukseskan acara tersebut.
 
Menurutnya, kegiatan tersebut digalakan bertujuan untuk menjaga kebersihan dan keindahan Indramayu dari sampah sampah yang berserakan, Mempertahankan gelar Adipura, Mensosialisasikan kebersihan pada masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya serta Mempererat silaturahmi antar Instansi, dinas, dan organisasi kemasyarakatan termasuk organisasi kepemudaan.
 
"Semoga kegiatan ini berlanjut dan rencananya setiap 2 atau 3 minggu sekali akan diadakan kegiatan seperti ini di tempat yg lainnya di wilayah Indramayu."ungkapnya.
 
IHSAN MAHFUDZ

sumber : fajarnews.com


Dikutip langsung dari fajarnews.com, Fajarnews.com, INDRAMAYU - Warung remang-remang (warem) yang berdiri di atas lahan aset milik Dinas PSDA Tamben Indramayu di sepanjang jalur pantura Indramayu, akan ditertibkan. Selain mengganggu ketertiban umum, keberadaan warem tersebut juga menjadi salah satu penyebab banjir di pantura Indramayu.
 
''Sedang koordinasi dengan pemerintah kecamatan setempat dan Satpol PP,'' ujar Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, Pertambangan dan Energi (PSDA Tamben) Kabupaten Indramayu, Suwenda, Senin (14/3) usai menghadiri Sidang Paripurna DPRD Indramayu.
 
Menurutnya, keberadaan warem yang berdiri di sepanjang jalur pantura Indramayu saat ini mencapai puluhan kilometer, sangat mengganggu fungsi saluran air. Salah satu akibatnya, bisa menyebabkan banjir di jalur pantura Indramayu.
 
Tak hanya di jalur pantura Indramayu, ratusan bangunan lain yang juga berdiri di pinggir dan di bantaran saluran air akan ditertibkan. Diharapkan, penertiban itu akan membuat fungsi saluran air bisa kembali normal.  
 
Terpisah, Kabid Perizinan Badan Penanaman Modal dan Perizinan (BPMP) Kabupaten Indramayu, Wibowo Kresnanto menyatakan, semua bangunan yang berada di saluran irigasi di sepanjang jalur pantura Indramayu, tidak berizin.
 
"Lahan itu kewenangannya ada di Dinas PSDA Tamben Indramayu'' terang Wibowo. 
 
Sementara itu, salah seorang pemilik warung di pinggir jalur pantura, Casinah (40) mengaku sudah tinggal dan berjualan selama 16 tahun di lokasi tersebut. Dia pun menolak dengan tegas jika warung yang menjadi sumber penghasilannya dibongkar.
 
''Kalau dibongkar, nanti gimana usaha saya? Gimana juga nasib anak-anak saya,'' keluh Casinah. 
 
Casinah mengaku belum memperoleh surat pemberitahuan ataupun peringatan dari instansi terkait. Karena itu, dia masih belum tahu kapan pembongkaran akan dilakukan.
 
Jika pembongkaran dilakukan, Casinah berharap agar Pemkab Indramayu memberikan ganti rugi. Selain itu, dia meminta agar ada tempat relokasi agar usahanya tetap bisa berlanjut.
 
Sementara itu, Kasubag Umum dan Kepegawaian Satpol PP Kabupaten Indramayu, Siti Nur Amalia menyatakan, pihaknya akan melakukan pembongkaran warung remang-remang yang ada di sepanjang pantura Indramayu. Yakni mulai dari Kecamatan Lohbener hingga Kecamatan Sukra.
 
''Insya Allah akan dilaksanakan pada 19 Maret mendatang,'' tandas Siti.
 
IHSAN MAHFUDZ


sumber : fajarnews.com



dikutip langsung dari radarcirebon.com, INDRAMAYU – Program rasionalisasi PNS yang akan dilakukan pemerintah pusat, terutama terhadap PNS dengan ijazah SMA ke bawah, tentu saja berimbas terhadap nasib tenaga honorer katagori 2 (K2) yang belum diangkat menjadi CPNS.
Betapa tidak, di saat honorer K2 berharap bisa diangkat menjadi CPNS, pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), justru sedang gencar mengurangi jumlah PNS melalui rasionalisasi.
“Kebijakan rasionalisasi PNS tentu saja semakin menyulitkan honorer. Kami tidak tahu bagaimana nasib honorer yang belum diangkat,” kata Ketua Solidaritas Honorer Jawa Barat, Agung Suprayogi, kepada Radar, Jumat (11/3).
Di saat para tenaga honorer berharap diangkat menjadi CPNS, pemerintah justru akan mengurangi jumlah PNS dengan mempensiundinikan PNS dengan ijazah SMA ke bawah. Meski demikian, Agung tetap berharap kepada pemerintah untuk memperhatikan nasib tenaga honorer K2. Karena bagaimanapun juga, mereka selama ini telah melakukan pengabdian dengan menjadi honorer selama bertahun-tahun. “Harapan kami, pemerintah tidak membuat kecewa honorer K2,” ungkapnya.
Kepala Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Indramayu, Drs H Eddy Mulyadi MM, juga mengaku semakin bingung dengan nasib honorer K2. Eddy berharap pemerintah pusat tetap memperhatikan tenaga honorer, terutama untuk tenaga pengajar. Hal ini terkait dengan kondisi di Kabupaten Indramayu yang masih kekurangan tenaga guru, khususnya untuk guru kelas.
“Saya juga tidak mengerti dan bingung. Pemerintah pusat saat ini masih memberlakukan moratorium rekrutmen CPNS. Malah sekarang PNS dikurangi,” tandasnya.
Bila rasionalisasi diterapkan, Kabupaten Indramayu bakal kehilangan sepertiga jumlah PNS yang ada saat ini. Padahal, dengan jumlah PNS yang ada saja, masih banyak pos yang kosong. Indramayu juga masih kekurangan tenaga guru. “Kami tetap akan mengajukan ke pemerintah pusat, karena kekurangan guru di Indramayu sudah sangat mendesak,” tandas Eddy.
Berdasarkan data BKD, saat ini jumlah PNS di Kabupaten Indramayu mencapai 14.631 orang. Dari jumlah tersebut, masih terdapat PNS dengan ijazah SD sebanyak 170 orang, ijazah SMP 262 orang dan ijazah SMA 5.106 orang. Dengan demikian, kalau ada pensiun dini bagi PNS dengan ijazah SMA kebawah, maka jumlahnya mencapai 5.538 orang. (oet)

sumber : radarcirebon.com


dikutip langsung dari radarcirebon.com, INDRAMAYU– Munculnya  surat edaran dari Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Jawa Barat nomor 978/0339/perenc, tanggal 3 Maret 2016, membuat para kuwu di Kabupaten Indramayu kesal.
Pasalnya, surat edaran tersebut menginformasikan ditundanya pencairan dana infrastruktur, hingga waktu yang belum ditentukan. Diterima surat ini, langsung direspons ketua asosiasi, paguyuban, forum kades dan kuwu Se-Jawa Baraty, dengan perencanaan demo besar-besaran ke Gedung Sate.
“Kami akan mengerahkan seluruh kuwu untuk ikut serta pada demo tersebut, tunggu saja 30 Maret 2016 nanti,” ujar Ketua AKSI, H Tarkani AZ, Senin (14/3).
Pencairan banprov yang tidak jelas sangat merugikan para kuwu. Program-program pembangunan yang sudah direncanakan pun tertunda pelaksanaannya. Penyusunan program yang sudah dilakukan jauh-jauh hari berantakan karena adanya penundaan tersebut.
“Kami akan minta kejelasan dan kepastian kapan pencairan banprov. Edaran ini sungguh tidak jelas, kalau ditunda ya sebutkan sampai kapan karena ini menyangkut pembangunan di desa,” tegas Tarkani.
Sekretaris Jenderal AKSI, Wartono menambahkan, perencanaan demo besar-besaran merupakan upaya terakhir dari para kuwu. Sebab, sebelumnya sudah dilakukan pertemuan dengan BPMPD Jawa Barat. Tapi tidak kunjung ada titik terang.
“Banprov itu sudah diatur dalam UU Desa. Tidak jelasnya pencairan, sama saja pemprov tidak mendukung oembangunan desa,” tegas dia.
Dirinya berharap, sebelum aksi demo dilaksanakan sudah ada titik terang terkait pencairan bantuan provinsi. Sebab, persoalan seperti ini harus direspons cepat. (oni)

sumber : radarcirebon.com


Dikutip langsung dari Cirebontrust.com, INDRAMAYU (CT) – Jajaran Polres Losarang, berhasil mengamankan dua pelaku judi togel yakni Daminah (60) warga Desa Jangga, Blok Kaliwaru RT 02 RW 01, Kecamatan Losarang dan Randi Nofiandi (22) warga Desa Karangasem, Blok Pasar, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu pada Kamis (10/03).
Kapolsek Losarang Polres Indramayu, Kompol I Ketut Sumandanan mengatakan penangkapan kedua pelaku tersebut, saat keduanya bermain judi togel yang berlokasi di Blok Kaliwaru, Desa Jangga, Kecamatan Losarang. Kabupaten Indramayu.
“Sebelumnya kami mendapatkan informasi dari warga setempat, yang resah dengan adanya perjudian itu, selanjutnya kami mendatangi lokasi dan benar saja di lokasi yang disebutkan ada aktivitas perjudian” ujarnya.
Selain mengamankan pelaku, pihaknya juga mengamankan barang bukti antara lain, uang tunai sebesar Rp 275 ribu, 4 lembar ciamsi/tafsir mimpi, 6 lembar kupon yang terisi angka, 1 lembar rekapan yang sudah terisi angka, 7 lembar rekapan yang belum terisi angka, 1 buah cutter, dan 3 buah bolpoin.
“Kini kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan dan kasus ini masih dalam penyelidikan kami” Pungkasnya.(Kir Raharjo)

sumber : cirebontrust.com


dikutip langsung dari Cirebontrust.com , INDRAMAYU (CT) – Pemerintah Kabupaten Indramayu mendukung pelaksanaan seismik Akasia Besar yang sedang dilakukan oleh Pertamina di 206 desa. Selain kabupaten Indramayu, kegiatan seismik oleh Pertamina juga digelar di kabupaten Cirebon, dan kabupaten Majalengka.
Hal tersebut disampaikan oleh bupati Indramayu Hj Anna Sopanah, terkait pelaksanaan seismik Akasia besar yang sedang dikerjakan di wilayah kabupaten Indramayu pada Senin (14/03) kemarin.
Bupati Indramayu Anna Sopanah mengatakan, pemerintah kabupaten Indramayu mendukung kegiatan seismik Akasia Besar yang dilakukan diwilayahnya oleh Pertamina. “pemerintah kabupaten Indramayu mendukung kegiatan seismik oleh Pertamina,” jelas Anna Sopanah.
Anna meminta, kegiatan seismik yang digelar di 206 desa di wilayahnya dapat berjalan dengan baik, dan memperhatikan hak-hak masyarakat terkait kegiatan pasca berlangsung seismik tersebut.
“Pertamina sudah sepatutnya memberikan klaim ganti rugi atas kegiatan seismik yang dilakukan sesuai dengan aturan yang ada. Pihaknya tidak ingin kegiatan seismik ini akan merugikan warga saya,” jelasnya.
Anna Sopanah juga meminta kepada seluruh jajarannya dari mulai camat, kepala desa, hingga ketua RW dan ketua RT yang wilayahnya dilalui kegiatan survei seismik, untuk dapat menjelaskan sosialisasi yang sudah dipaparkan oleh pihak Pertamina kepada masyarakat terkait dengan kegiatan tersebut.
Chief Humas Seismik 3D Akasia Besar Pertamina, Salahudin Achmad, sangat mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh pemerintah daerah kabupaten Indramayu, dalam kegiatan survei seismik yang dilakukan oleh Pertamina.
Dijelaskan Salahudin Achmad, kegiatan seismik yang dilakukan di 244 desa di kabupaten Majalengka, Cirebon, dan Indramayu sudah melalui proses pelaksanaan ganti rugi kepada masyarakat sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Di kabupaten Majalengka dari 22 desa yang kita lakukan survei seismik, sudah seluruhnya diberikan ganti rugi atas kerusakan dan dampak yang diakibatkan oleh aktivitas tersebut. Termasuk desa-desa di kabupaten Cirebon dan kabupaten Indramayu,” jelas Salahudin Achmad. (Kir Raharjo)
sumber : cirebontrust.com

di kutip langsung dari Indramayupost.com , Indramayu - Sebanyak 3.445 botol minuman keras (miras) berbagai jenis dari hasil operasi penyakit masyarakat (pekat) selama triwulan pertama tahun ini dimusnahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indramayu. Pemusnahan tersebut dilakukan saat memperingati HUT ke-66 Satpol PP yang bertempat di Alun-alun Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Indramayu, Sunardi menjelaskan, ribuan botol miras yang dimusnahkan tersebut berasal dari 17 kecamatan di Kabupaten Indramayu, di antaranya Kecamatan Indramayu, Pasekan, Lelea, Jatibarang, Sliyeg, dan Bongas.

Ia mengungkapkan, pemusnahan miras pada triwulan pertama ini sebanyak 3.445 botol miras dari berbagai jenis dan 3.314 liter tuak. Jumlah tersebut terbagi dari hasil operasi pekat Satpol PP sebanyak 2.969 botol dan 1.625 liter tuak serta Polres Indramayu sebanyak 476 botol miras dan 1.689 liter tuak.

"Pemusnahan ini bertujuan untuk menegakkan Perda Nomor 15 Tahun 2016 tentang operasi pekat triwulan 1 tahun 2016 dan Perda Indramayu Nomor 7 Tahun 2005 tentang Pelarangan Minuman Beralkohol," ujarnya, Kamis (17/3/2016).

Hasil ini, dia menambahkan, menurun dibandingkan tahun 2015 yang mencapai 5.000 botol miras dan 1.200 liter tuak.

"Ke depannya, kami akan terus melakukan operasi pekat agar bisa meminimalkan peredaran miras di Kabupaten Indramayu," kata Sunardi.


Penulis: Dwi Ayu

Dikutip langsung dari Indramayu Post,  Indramayu - Her alias Tapo (21), asal Blok Tritanjang, Desa Guwa Lor, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon, yang diketahui sebagai salah satu dari empat pelaku sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil dilumpuhkan petugas Reskrim Polsek Sukagumiwang, Indramayu.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti satu unit motor Suzuki Spin dengan nomor polisi (nopol) T 2556 VL, warna biru putih milik korban.

Kapolres Indramayu, AKBP Wijonarko, mengatakan pengungkapan itu berawal dari sejumlah anggota setempat melakukan patroli antisipasi pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) biasa disebut C3 di wilayah hukum Polsek Sukagumiwang.

Saat dalam perjalanannya melewati sebuah warung makan di Desa Gedanggan, Kecamatan Sukagumiwang, tak berapa lama, mendengar ada teriakan kegaduhan yang menyebutkan ada maling. Bahkan terlihat, warga sudah mengamankan seorang laki-laki.

Mengetahui itu, Wijonarko mengungkapkan, beberapa anggota langsung mengamankan pelaku. Saat diinterogasi, Tapo mengakui perbuatannya. Motor tersebut yang diketahui milik Mungkad (55) dicurinya saat diparkir di halaman rumah di Desa Tulungagung, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu.

"Barang bukti motor bersama pelakunya yang telah kita amankan saat itu juga kita bawa ke Mapolsek Sukagumiwang untuk pemeriksaan. Di hadapan petugas, pelaku mengakui mencuri motor korban saat diparkir di halaman rumah," ujarnya, Kamis (17/3/2016).

Selain mengamankan pelaku dan motor milik korban yang semula dicuri, polisi menyita sebuah helm milik tersangka, tiga kunci T milik pelaku, serta satu lembar STNK.

"Tiga orang lainnya kabur melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor. Namun, identitasnya sudah kita ketahui. Sekarang sedang dilakukan pengejaran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," serunya.




Penulis: Dwi Ayu


Dikutip langsung dari blog info penerimaan cpns, Kabupaten Indramayu merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Ibu kotanya adalah Indramayu yang merupakan pusat pemerintahan, sedangkan titik keramaian justru berada di kecamatan Jatibarang dan Haurgeulis, hal ini dikarenakan di Jatibarang terdapat pusat Pasar dan memiliki akses yang mudah seperti Jalur Pantura dan Stasiun Kereta Api, hal yang sama juga terjadi untuk Kecamatan Haurgeulis meski tak dilewati secara langsung oleh Jalur Pantura, namun Kecamatan ini dilalui oleh Jalur Kereta Api. Kabupaten Indramayu berbatasan dengan LautJawa di utara, Kabupaten Cirebon di tenggara, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Sumedang di Selatan, serta Kabupaten Subang di barat.

Kabupaten Indramayu terdiri atas 33 kecamatan, yang dibagi lagi atas sejumlah 315 desa dan kelurahan. Pusat pemerintahan berada di Kecamatan Indramayu. Hari jadi Kabupaten Indramayu ditetapkan pada tanggal 7 Oktober 1527.

logo lambang cpns kab Kabupaten IndramayuIndramayu dilintasi jalur pantura, yakni jalur utama dan terpadat di Pulau Jawa, terutama pada musim mudik lebaran. Kabupaten ini juga dilintasi oleh jalur kereta api lintas utara Pulau Jawa, dengan salah satu stasiun terbesarnya adalah Stasiun Jatibarang yang berada di kota Jatibarang, sekitar 19 km ke selatan dari pusat Kota Indramayu.

Lowongan CPNS 2016 Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu


Informasi CPNS Daerah (CPNSD) 2016. Lowongan CPNS 2016 Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu akan segera dibuka setelah pengumuman Pembukaan Lowongan penerimaan pendaftaran CPNS 2016 diumumkan oleh KEMEMPAN / BKN

Pembukaan Lowongan CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu tahun 2016 ini bertujuan untuk mengisi beberapa kebutuhan tenaga PNS di Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu, baik karena pensiunnya beberapa tenaga PNS maupun karena masih dibutuhkannya penambahan tenaga PNS di Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu.

Kepastian pembukaan Lowongan CPNS 2016 Kabupaten Indramayu bisa dilihat pada postingan : Daerah yang medapat Formasi / Membuka Lowongan Penerimaan CPNS 2016

Semoga saja Kabupaten Indramayu tidak masuk dalam daftar daerah yang tidak mendapat formasi / tidak membuka Lowongan / tidak menerima CPNS 2016

Jadwal Penerimaan CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu 2016


Penerimaan CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu 2016 akan dibuka kemungkinan bersamaan (Serempak) dengan pembukaan Penerimaan Pendaftaran CPNS Nasional tahun 2016. Saat ini masih menunggu pengumuman resmi dari pemerintah pusat. Informasinya bisa dilihat di postingan : Jadwal Penerimaan Pendaftaran CPNS 2016.

Pendaftaran Online CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu 2016


Pendaftaran CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu 2016 akan dilaksanakan secara online. Untuk melakukan pendaftaran CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu 2016, sebelumnya anda harus mempersiapkan beberapa berkas pendaftaran CPNS yang penting seperti scan ijazah dan transkrip nilai, scan ktp, scan Pas Foto dan alamat email.

Informasi Pendaftaran dan Syarat Pendaftaran CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu 2016 dapat anda lihat di Kantor Bupati atau BKD Kabupaten Indramayu, bisa juga di situs resmi Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu atau pada Situs KEMENPAN : menpan.go.id.

Informasi tersebut hanya akan tersedia setelah lowongan penerimaan CPNS 2016 Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu dibuka.Informasi ini juga bisa dilihat pada postingan : Informasi Penerimaan dan Syarat Pendaftaran CPNS Daerah 2016

Cara Pendaftaran CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu 2016: Pendaftaran CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu dan semua instansi penerima CPNS akan dilakukan secara online melalui website yang dibuat oleh BKN dan KEMEPAN yang diinformasikan saat pengumuman cpns DIUMUMKAN.

Informasi Penerimaan, jadwal, syarat dan Cara Pendaftaran CPNS 2016 untuk Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu akan saya sampaikan pada postingan : Informasi Penerimaan, jadwal dan Cara Pendaftaran CPNSD (CPNS Daerah) 2016.


Formasi CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu 2016


Jumlah usulan Formasi CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu 2016 disesuaikan dengan jumlah kebutuhan tenaga PNS di Lingkup Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu periode tahun 2016. Kepastian jumlah dan rincian Formasi CPNS 2016 untuk Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu akan ditetapkan oleh KEMENPAN dan BKN.; Informasi Rincian Formasi CPNS 2016 untuk Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu akan saya sampaikan pada postingan : Formasi CPNSD (CPNS Daerah) 2016

Pengadaan formasi cpns Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu bertujuan untuk mengisi kekosongan tenaga PNS karena pensiun, mengundurkan diri, dikeluarkan, meninggal dunia maupun untuk posisi yang tenaga PNSnya memang masih Kurang.


Pelaksanaan Tes CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu Tahun 2016


Tes CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu tahun 2016 rencananya akan dilaksanakan serempak dengan pelaksanaan tes secara Nasional atau disesuaikan kemudian.

Pada penerimaan CPNS 2016 ini, tes CPNS Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu akan dilakukan menggunakan metode Sistem Computer Assisted Test (CAT). Jadi persiapkan diri anda untuk tes CAT CPNS. Bagi anda yang ingin berlatih menjawab Soal CPNS dengan metode CAT, anda bisa mendapatkan software CAT dengan Mendaftar D1S1N1

Itulah Informasi terakhir tentang Penerimaan Pendaftaran CPNS 2016 Kabupaten (Kab./PEMKAB) Indramayu yang bisa saya sampaikan. Semoga info ini berguna untuk anda.

Sambil menunggu CPNS 2016 ini, anda bisa memilih atau mencari Lowongan Kerja dan Penerimaan Pendaftaran lainnya di seluruh wilayah Indonesia yang sesuai dengan Minat dan Bidang anda masing masing.

Info Pengumuman Penerimaan Pendaftaran Formasi Lowongan CPNS 2016 Online Terbaru.
PERHATIAN : Jangan Percaya pada CALO CPNS, Jangan percaya pada orang yang mengaku bisa meluluskan anda jadi PNS, Jangan Percaya pada komentar yang mengatakan lulus karena Bantuan orang lain, walaupun orang BKN atau orang KEMENPAN, Sampai saat ini jadwal penerimaan CPNS 2016 belum Jelas dan Penerimaan CPNS dengan sistem CAT tidak bisa dimanipulasi, yang bisa lulus CPNS hanya yang memiliki nilai tertinggi pada saat tes. jadi sekali lagi, kami himbau jangan percaya pada Calo CPNS, Rujukan informasi resmi tentang penerimaan CPNS 2016 silahkan lihat di www.menpan.go.id 

sumber : pendaftaran-cpns.blogspot.co.id


 
 
Keadaan Geografis Dan Topografi
Apabila dilihat dari letak geografisnya Kabupaten Indramayu terletak pada 107° 52 ° - 108° 36 ° Bujur Timur dan 6° 15 ° - 6° 40 ° Lintang Selatan. Sedangkan berdasarkan topografinya sebagian besar merupakan dataran atau daerah landai dengan kemiringan tanahnya rata-rata 0 – 2 %. Keadaan ini berpengaruh terhadap drainase, bila curah hujan cukup tinggi, maka di daerah-daerah tertentu akan terjadi genangan air. Kabupaten Indramayu terletak di pesisir utara Pulau Jawa dan memiliki 10 kecamatan dengan 35 desa yang berbatasan langsung dengan laut dengan panjang garis pantai 114,1 Km.
Iklim
Letak Kabupaten Indramayu yang membentang sepanjang pesisir pantai utara P.Jawa membuat suhu udara di kabupaten ini cukup tinggi yaitu  Celcius- 28 ° Celcius.°berkisar antara 18  Sementara rata-rata curah hujan sepanjang tahun 2006 adalah sebesar 61,06 mm. Adapun curah hujan tertinggi terjadi di Kecamatan Kertasemaya kurang lebih sebesar 70 mm dengan jumlah hari hujan tercatat 2491hari, sedang curah hujan terendah terjadi di Kecamatan Pasekan kurang lebih sebesar 55 mm dengan jumlah hari hujan tercatat 683 hari.
Penggunaan Tanah
Luas wilayah Indramayu yang tercatat seluas 204.011 Ha terdiri atas 110.877 Ha tanah sawah (54,35%) dengan irigasi teknis sebesar 72.591 Ha, 11.868 Ha setengah teknis 4.365 Ha irigasi sederhana PU dan 3.129 Ha irigasi non PU sedang 18.275 Ha diantaranya adalah sawah tadah hujan. Sedang luas tanah kering di Kabupaten Indramayu tercatat seluas 93.134 Ha atau sebesar 45,65%. Bila dibandingkan dengan luas areal tanah sawah di tahun 2005 yakni 110.548 Ha tanah sawah atau 54,19% dari luas wilayah maka dapat terlihat kecenderungn perubahan penggunaan lahan.
 
 

SEJARAH

 
 

Sejarah Kabupaten Indramayu
Sejarah putra Tumenggung Gagak Singalodra dari Bengelen Jawa Tengah bernama Raden Wiralodra yang mempunyai garis keturunan Majapahit dan Pajajaran, dalam tapa baratanya di kaki Gunung Sumbing mendapat wangsit
"Hai Wiralodra apabila engkau ingin berbahagia berketurunan di kemudian hari, pergilah kearah matahari terbenam dan carilah lembah Sungai Cimanuk. Manakala telah disana, berhentilah dan tebanglah belukar secukupnya untuk mendirikan pedukuhan dan menetaplah disana. Kelak tempat itu akan menjadi subur dan makmur serta tujuh turunanmu akan memerintah disana.
R. Wiralodra ditemani Ki Tinggil dan berbekal senjata Cakra Undaksana. Tokoh-tokoh lain dengan pendiri pedukuhan dimaksud adalah Nyi Endang Darma yang cantik dan sakti, Aria Kemuning putra Ki Gede Lurah Agung yang diangkat putra oleh Putri Ong Tien istri Sunan Gunung Jati. Ki Buyut Sidum / Kidang Pananjung seorang pahlawan Panakawan Sri Baduga dari Pajajaran, Pangeran Guru, seorang pangeran dari Palembang yang mengajarkan Kanuragan dengan 24 muridnya. Pedukuhan tersebut berkembang dan diberi nama "Darma Ayu" oleh R. Wiralodra yang diambil dari nama seorang wanita yang dikagumi karena kecantikan dan tkesaktiannya "Nyi Endang Darma", serta dapat diartikan "Kewajiaban Yang Utama" atau "Tugas Suci". Pedukuhan Cimanuk yang diberi nama "Darma Ayu" yang kemudian berubah menjadi "Indramayu", setelah terbebas dari kekuasaan Pajajaran pada tahun 1527, diproklamirkan berdirinya oleh R. Wiralodra pada hari Jumat Kliwon tanggal 1 Muharram 934H atau 1 Sura 1449 dan jatuh pada tanggal 7 Oktober 1527. Titimangsa tersebut resmi sebagai Hari Jadi Indramayu.
Setelah 1527, Daerah Indramayu terbagi dalam tiga propinsi meliputi :
Propinsi Singapura, meliputi sebelah timur sampai Sungai Kamal.
Propinsi Rajagaluh, meliputi daerah tengah sampai Jati tujuh.
Propinsi Sumedang, meliputi bagian barat sampai Kandanghaur.
Tahun 1681, mulai dikuasai kompeni. Zaman pemerintahan Daenles (1806 - 1811) daerah sebelah barat sungai Cimanuk dimasukan dalam prefektur Cirebon Utara. Pada masa ini berada dalam kekuasaan kerajaan Demak. Tahun 1546 menjadi bagian kesultanan Cirebon.
Tahun 1615 sebelah timur Sungai Cimanuk menjadi bagian keultanan Cirebon dan bagian baratnya ermasuk dalam wilayah kerajaan Mataram.
Tahun 1681, mulai dikuasai kompeni. Zaman pemerintahan Daenles (1806 - 1811) daerah sebelah barat sungai Cimanuk dimasukan dalam prefektur Cirebon Utara. Pada zaman kompeni menjadi ajang masuk pertempuran segitiga antara kompeni, Mataran dan Banten. Tahun 1706, Indramayu jatuh kedalam kekuasaan kompeni Belanda seluruhnya seperti halnya dengan daerah-daerah lain, Indramayu mempunyai perjalanan yang sama berada dalam kekuasaan penjajahan.

 
 
 

VISI DAN MISI

 
 
VISI
Terwujudnya Masyarakat Indramayu yang Religius, Tangguh dan Sejahtera Dalam Suasanan Kehidupan yang Aman, Tertib dan Damai serta Tatanan Daerah yang Makmur, Lestari dan Mandiri".
MISI
a. Pengembangan Sumber Daya Manusia.Pengembangan sumber daya manusia ditujukan untuk membangun masyarakatyang tangguh dan sejahtera. Adapun kriterianya meliputi integritas masal, taraf pendidikan, derajat kesehatan, klasifikasi ketenaga kerjaan serta tingkat pendapatan penduduk.

b. Penegakan Keamanan dan KetertibanKeamanan dan ketertiban merupakan prasyarat bagi perkembangan daerah. Selain itu, keamanan dan ketertiban merupakan cerminan masyarakat yang sejahtera. Ancaman terhadap keamanan dan ketertiban antara lain ditandai intensitas kriminalitas dan kerusuhan warga serta pelanggaran ketertiban umum yang meluas.

c. Penataan Perekonomian MasyarakatPerekonomian daerah merupakan cerminan kesejahteraan masyarakat dan kemakmurandaerah. Kondisi ekonomi daerah dapat dikenali secara struktural, meliputi sistem produksi, distribusi dan kelembagaan tingkat pengangguran kemiskinan dan migrasi penduduk, serta kondisinitas iklim usaha.

d. Pengembangan Wilayah TerpaduPengembangan wilayah terpadu diarahkan untuk menciptakan sinergi pertumbuhan wilayah, melestarikan lingkungan serta mewujudkan pemukiman sehat, asri dan nyaman. Pengembangan wilayah terpadu mencakup aspek ketatanegaraan, pemukiman dan prasarana serta lingkungan hidup.

e. Penyelenggaraan Pemerintah bebas KKN Pemerintah yang baik ditandai penyelenggaraan pemerintahan yang baik ditandai penyelenggaraan pemerintahan yang bebas dari praktek kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN). Dalam kaitan itu penerapan azas keterbukaan (transparansi) dan keterukuran (akuntabilitas) perlu dilaksanakan secara konsisten pada setiap aspek pemerintahan. Sealin itu partisipasi masyarakat sepatutnya menjadi tumpuan utama.

f. Pengembangan Sistem Pelayanan Prima Sistem pelayanan prima merupakan salah satu kriteria pemerintahan yang bebas dari praktek KKN. Dalam kaitan itu penerapan prinsip pelayanan yang mjudah, murah, pasti, adil dan merata perlu dilaksanakan secara lebih konsisten. Dalam hal ini keterlibatan masyarakat swasta perlu dikembangkan lebih luas untuk berpartisipasi dalam menyelenggarakan pelayanan umum tersebut.

g. Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Pemerintah Daerah di era otonomi daerah dituntut mampu mengoptimum Pendapatan Asli Daerah sebagai sumber pembiayaan maupun pembangunan.
 
 

LAMBANG DAN ARTI LOGO

 
 

  1. Perisai, sebagai senjata perang dengan latar belakang warna biru melambangkan rasa aman, ulet dan penuh kesungguhan dalam membangun daerah.
  2. Tulisan “Darma Ayu'' berasal dari nama Nyi Endang Darma yang ayu yaitu orang kedua pendiri lndramayu, jadi nama lndramayu berasal dari Darma Ayu. Warna merah pada tulisan “Darma Ayu'' dengan latar . belakang warna putih melambangkan Nyi Endang Darma adalah wanita yang berani dalam membela kesucian dan kebenaran.
  3. Tali yang mengikat melingkar bulatan dan ujungnya melambangkan hubungan yang erat antara pemerintah dan masyarakat.
  4. Ditengah-tengah peisai ada bulatan yang melambangkan tekad persatuan dan kesatuan dari segenap lapisan
  5. Warna hijau pada bulan melambangkan kesuburan daerah yang memberikan kemakmuran penduduk.
  6. Pada bulatan terdapat gambar - gambar:
·       Cakraa dalah senjata peninggalan .Raden Aria Wiralodra pendiri Indramayu yang melambangkan kewibawaan dan kesentosaan.
·       Bintangbersudut lima berwarna kuning emas
-  Bintang melambangkan ketuhanan yang Maha Esa
-  Bersudut lima melambangkan falsafah negara
-  Warna kuning emas melambangkan kedaulatan.
·       Padi, mangga, perahu, laut dan sungai cimanukmelambangkan seumber kehidupan rakyat Indramayu
·       Garis gelombang sungai cimanuk berjumlah 7 (tujuh)melambangkan tanggal lahir indramayu.
·       Garis gelombang laut berjumlah 10 (sepuluh)melambangkan bulan kelahiran lndramayu
·       Biji padi setiap sisi berjumlah 15 (limabelas) dibawah dan 27 (dua puluh tujuh) diatas, melambangkan tahun kelahiran lndramayu yaitu 1527.
·       Selendanq warna kuning emaspusaka Nyi Endang Darma, melambangkan pemerintahan daerah yang berwibawa dan demokratis yang senantiasa membela kepentingan rakyat daerah dan negara.
·       Tulisan ''Mulih Harja''merupakan motto juang rakyat lndramayu yang di petik dari prasasti Aria Wiralodra dan tulisan ditengah selendang dengan warna hitam yang berarti suatu saat nanti lndramayu akan kembali makmur.
sumber : pemprov jabar